Tips mengumpulkan dana darurat secara rutin

Menabung-di-bank-untuk-masa-depan
Perencanan keuangan: Menabung di bank untuk masa depan
2018
Belajar-investasi-untuk-pemula
Belajar investasi untuk pemula
2018
Show all

Tips mengumpulkan dana darurat secara rutin

Tips-mengumpulan-dana-darurat-secara-rutin

Tips mengumpulkan dana darurat secara rutin. Dana darurat sangan penting disiapkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga. Jika saat ini anda belum memiliki dana darurat, anda harus segera mengumpulkannya.

Gimana sih cara mengumpulkan dana darurat?

Tips mengumpulan dana darurat

  1. Bersabar. Karena membangun dana darurat itu seperti lari marathon, bukan lari cepat. Butuh proses yang cukup lama.
  2. Buat target. Untuk permulaan, buat target dana darurat sebesar 40% dari dana ideal. Jadi kalau dana darurat yang dibutuhkan itu 30 juta, target awal adalah kita harus punya 40% atau 12 juta.
  3. THR. Alokasikan THR dan semua bonus untuk membangun dana darurat.
  4. Rutin menabung. menabung rutin setiap bulannya dengan disiplin.

Dana darurat

Mari kita ambil sebuah contoh, kita seorang single dengan gaji 3,5 juta. Dan pengeluaran kita adalah 2,5 juta. Untuk seorang single, kebutuhan dana darurat sebesar 3 sampai 6 kali pengeluaran bulanan.

Untuk contoh ini, mari kita ambil angka 5 kali.

Jadi dana yang kita butuhkan sama dengan 5 x 2,5 juta sama dengan 12,5 juta. Tapi untuk permulaan, kita cukup punya 40% dari 12,5 juta tadi. yang artinya, kita harus punya 5 juta.

Anggap kita bisa menabung 500 ribu per bulan, yang artinya, dalam 10 bulan kita sudah punya 40% dari dana ideal. Tapi, jangan berhenti sampai disana saja. Terus berusaha sampai semua dana itu terkumpul 100%

 

Menyimpan dana

Setelah dana terkumpul, Di mana kita harus menyimpannya? Ada beberapa kriteria yang harus kita perhatikan:

  1. dana tersebut harus disimpan dalam sesuatu investasi yang likuid dan mudah dicairkan.
  2. dana itu disimpan ditempat yang aman dan mudah diakses jika diperlukan kapan saja.
  3. jangan ditempatkan dalam investasi berisiko tinggi seperti reksa dana saham, atau saham, atau produk derivatif lainnya. Hal ini karena tujuan utama dari dana darurat adalah proteksi, bukan menghasilkan keuntungan sebesar-besarnya.

 

Produk keuangan yang cocok untuk menempatkan dana darurat:

  1. Mudah dicairkan, aman, akses mudah dan cepat melalui ATM. Sebaiknya kita punya tabungan terpisah, supaya dana darurat kita tidak tercampur dengan dana lain. Kelemahannya, tabungan itu bunganya kecil sekali.
  2. Aman, tapi nggak likuid. Karena pencairannya tergantung dari jangka waktu deposito.
  3. logam mulia. Likuiditas logam mulia cukup tinggi. Kerugiannya, harus punya tempat penyimpanan yang aman.
  4. reksadana pasar uang atau pendapatan tetap. Aman, likuiditas T+3, yang artinya dana kita bisa dicairkan 3 hari setelah penarikan. Dan keuntungan yang didapat bisa lebih besar dari tabungan dan deposito.

Kalau kita sudah melakukan semua tips keuangan diatas, keadaan darurat boleh saja terjadi. tapi kita selalu dalam kondisi siap siaga.

Sumber: Prof. Candra Chahyadi, MBA, PH.D, CFA, CAIA

 

Baca juga: Resiko investasi tergantung dari jenis investasi yang dipilih

 


Mitra Asuransi
Mitra Asuransi
Kami hadir untuk memberikan informasi terbaru dan terupdate kepada Anda mengenai asuransi. Banyak detail yang perlu Anda pertimbangkan sebelum membeli produk asuransi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: