Belajar Mengenal Apa Itu Obligasi untuk Pemula

Belajar-Investasi-Saham-untuk-Pemula
Belajar Investasi Saham untuk Pemula
2018
Cara-Investasi-Emas-di-Pegadaian-bagi-Pemula
Cara Investasi Emas di Pegadaian bagi Pemula
2018
Show all

Belajar Mengenal Apa Itu Obligasi untuk Pemula

Belajar-Mengenal-Apa-Itu-Obligasi-untuk-Pemula

Belajar Mengenal Apa Itu Obligasi untuk Pemula. Kali ini kita akan belajar tentang instrumen investasi surat utang atau obligasi. Pemerintah dan perusahaan sebetulnya punya kesamaan: mereka sama-sama butuh dana dan sering kali mereka harus menerbitkan surat utang yang bisa dibeli masyarakat umum

Jadi penerbit obligasi meminjam uang kepada masyarakat. Surat utang inilah yang sering disebut sebagai obligasi. Obligasi berasal dari bahasa Inggris “Obligation” yang artinya penerbit surat utang berkewajiban membayar utang dan bunganya kembali

Kelebihan dan Kekurangan Obligasi

Dalam obligasi, bunga obligasi sering disebut sebagai kupon. Jadi kalau kita buka deposito, kita dapat bunga sedangkan kalau kita beli obligasi, kita dapat kupon.

Kupon jadi salah satu kelebihan dari obligasi karena kupon menawarkan tingkat keuntungan yang lebih tinggi dari bunga deposito. Pajak yang dikenakan sebesar 15% pun masih lebih rendah daripada pajak deposito yaitu 20%

Keuntungan lainnya adalah capital gain di mana pemegang obligasi mendapatkan keuntungan ketika menjual obligasi dengan harga jual yang lebih tinggi dari harga yang mereka beli. Jual beli obligasi tersebut dapat dilakukan di pasar sekunder melalui para dealer atau pialang obligasi

 

Perbedaan saham dan obligasi

Jual beli obligasi berbeda dengan jual beli saham. Jika jual beli saham dinyatakan dengan nilai rupiah, misalnya saham A dijual seharga 4.000 rupiah per lembar saham. Tetapi jual beli obligasi dinyatakan dalam bentuk persentase atas harga pokok obligasi

 

Kerugian Obligasi

  1. Resiko gagal bayar

Obligasi tidak memiliki jaminan langsung. Jadi jika penerbit tidak bisa membayar bunga atau pokok pinjaman, maka investor obligasi harus menanggung kerugian. Tapi jika investor membeli obligasi yang diterbitkan pemerintah, maka risiko gagal bayar ini bisa dikatakan sangat minim karena pemerintah menjamin pembayaran kupon dan pokok pinjaman obligasi pemerintah sampai dengan jatuh tempo

  1. Resiko pasar

Penawaran atau penjualan obligasi pertama dilakukan di pasar perdana, tapi setelah masa penawaran ini selesai, obligasi diperjualbelikan di pasar sekunder disinilah timbul risiko pasar karena bisa terjadi penurunan harga obligasi. Kerugian ini bisa timbul jika investor obligasi sedang mengalami masalah keuangan dan mereka harus menjual obligasinya saat harga obligasi sedang turun. Risiko pasar ini sebenarnya bisa dihindari 100% dengan cara tidak menjual obligasi yang dimiliki sampai dengan waktu jatuh tempo. Walaupun terjadi penurunan harga obligasi, investor obligasi tetap mendapatkan kupon sampai waktu jatuh tempo

  1. Resiko likuiditas

Risiko ini terjadi jika investor sedang berada dalam keadaan butuh uang. Obligasi memang dapat diperjualbelikan, tapi setelah masuk pasar sekunder, harga obligasi bisa turun, karena itu ada potensi kerugian. Ada opsi lain yang bisa diambil jika investor sedang butuh uang yaitu obligasi dapat digunakan sebagai jaminan kredit ke bank. (Belajar Mengenal Apa Itu Obligasi untuk Pemula)

Baca juga: Ciri-Ciri Investasi Bodong yang Perlu Anda Cermati

 
Sumber: Prof. Candra Chahyadi, MBA, PH.D, CFA, CAIA


Mitra Asuransi
Mitra Asuransi
Kami hadir untuk memberikan informasi terbaru dan terupdate kepada Anda mengenai asuransi. Banyak detail yang perlu Anda pertimbangkan sebelum membeli produk asuransi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: